Datang pada Sidang Vonis Ratna Sarumpaet, Atiqah Hasiholan Bawa Tasbih

Beberapa anak Ratna Sarumpaet, Atiqah Hasiholan serta Mohammad Iqbal Alhady ada di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melihat sidang keputusan masalah penebaran berita bohong atau hoax. Keduanta kelihatan duduk di bangku sisi depan.

Atiqa menggunakan blus merah dipadukan celana panjang hitam. Sesaat, Iqbal menggunakan baju serta jeans panjang berwana biru.

Iqbal kelihatan menggenggam tasbih yang terbuat dari kayu berwana cokelat. Waktu diberi pertanyaan, Iqbal mengharap kalimat tasbih yang dilantunkan dapat mengupload perasaan hakim dengan melepaskan ibundanya.

Sekarang, sidang keputusan itu juga masih berjalan.

Awalnya, Jaksa menuntut Ratna Sarumpaet sudah menebarkan berita bohong pada beberapa orang yang bisa memunculkan keresahan di golongan warga.

Tindakan penebaran berita bohong itu disangka dikerjakan dalam kurun waktu Senin 24 September 2018 sampai Rabu 3 Oktober 2018 atau pada saat lain sedikitnya dalam September sampai Oktober 2018, berada di dalam rumah terdakwa di Kampung Melayu Kecil V Nomer 24 Rt 04 RW 09, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Tindakan Ratna Sarumpaet ini mendapatkan proses dari warga serta beberapa tokoh politik. Sesudah lewat pembicaraan panjang di media sosial serta mass media, pada 3 Oktober 2018, Ratna Sarumpaet mengatakan sudah berbohong mengenai penganiayaannya. Ia juga mohon maaf.

Hakim Tegur Ratna Sarumpaet Bawa Tasbih

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tegur Ratna Sarumpaet menggenggam tasbih sekalian dengarkan keputusan sidang masalah penebaran berita bohong atau hoax..

Ratna Sasrumpaet ditegur oleh Ketua Majelis Hakim Joni. Ratna Sarumpaet ditegur karena gerak-geriknya tangannya di tas diduga waktu anggota majelis hakim tengah membacakan isi keputusan dalam sidang pembacaan keputusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya,.

Awalannya, satu diantara anggota majelis hakim tengah membacakan isi keputusan persidangan. Tetapi, mendadak Ketua Majelis Hakim, Joni memangkas hakim anggota yang sedang membacakan isi keputusan serta langsung menyapa terdakwa Ratna Sarumpaet.

“Saudara apa yang dikerjakan di tas?” bertanya Ketua Majelis Hakim, Joni pada Ratna Sarumpaet.

Ratna kelihatan terdiam sambil memegangi tas berwanra coklat yang di ata pangkuannya. Ketua Majelis Hakim, Joni lalu memerintah petugas pengawal tahanan untuk ambil tas punya Ratna Sarumpaet.

“Mengambil saja tasnya itu,” perintahnya.

Petugas pengawal tahanan itu juga langsung ambil tas Ratna. Waktu petugas pengawal tahanan ambil tas itu, nyatanya di dalam tas itu ada satu tasbih.

“Tasbihnya keluarin saja , tasnya di taruh,” papar Joni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *