Hasil Selundupan Tiada Dokumen Sah yang Disita Balai Karangtina

Terbongkarnya perkara penyelundupan beberapa ratus burung berkicau dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai Palangkaraya, Kalimantan Tengah seperti berubah menjadi bukti apabila Kota Surabaya masih berubah menjadi tujuan empuk penyelundupan satwa liar di luar pulau Jawa.

Pelbagai model burung mempunyai nilai mahal dimulai dari burung Murai batu, Cucak Hijau serta Dledekan hasil selundupan ditangkap oleh Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) lokasi Tanjung Perak Surabaya.

Tiga model burung yg diselinapkan ini sebagai unggulan penghobi kicau mania yg laku manis di pasar tradisionil Surabaya sampai lokasi Jawa Timur.

Kasi Pengawasan serta Penyidikan BBKP Tanjung Perak, Faisyal Noer memperjelas memang burung model ini terbanyak diselinapkan dari Pulau Kalimantan ke lokasi Surabaya Jawa Timur. Karenanya model burung itu disana miliki harga yg condong murah.

” Harga model burung ini cukup spektakuler (mahal) seandainya dipasarkan di sini tersebut pertimbangannya mengapa banyak penyelundupan di luar pulau, ” ujarnya pungkasnya di kantor BBKP Jalan Kalimas Baru Nomer 88-D Surabaya, Selasa (28/8/2018) .

Baca Artikel Lainnya : jenis cucak jenggot

Menurut dia, modus penyelundupan satwa liar yg menyimpan burung berkicau di kolong truk fuso ini berulangkali berlangsung.

Kebanyakan, burung selundupan bakal diberikan pada sopir lewat laut dengan menumpang Kapal Motor ketujuan ke Surabaya.

Faksinya membawa penduduk tidak untuk malas menyampaikan tiap-tiap isyarat penyelundupan satwa liar buat mengawasi kelestarian alam.

” Sesuai sama ketetapan terkini Menteri Lingkungan Hidup serta Kehutanan nomer 20 model murai batu serta Cucak Hijau masuk category hewan yg dilindungi, ” ungkapnya.

Awal mulanya, Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya lokasi Tanjung Perak sukses gagalkan usaha penyelundupan beberapa ratus burung.

Mereka sukses menyelamatkan barang untuk bukti berwujud 154 ekor burung dari pelbagai model mencakup 60 ekor Cucak Hijau, tiga ekor Cucak Jenggot, 53 ekor Murai Batu serta 38 ekor burung Tledekan

Barang itu diselinapkan lewat arah laut diangkut memanfaatkan kapal Satya Kencana dari Kumai Kalimantan Tengah maksud Surabaya.

Kapal itu bertopang di Dermaga Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Senin (27/8/2018) tempo hari.

Perkara penyelundupan satwa liar ini terbongkar seusai meraihnya kabar dari penduduk berkenaan ada beberapa ratus burung yg masuk tiada dokumen sah alias dengan cara ilegal di dermaga Tanjung Perak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *