Muai dari Puluhan Ribu Sampai Jutaan Rupiah, Harga Burung di Pasar Burung Pramuka

Burung hias yang di jual di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur mempunyai beberapa macam serta type. Harga juga berlainan. Satu diantara pedagang burung di Pasar Burung Pramuka, Wandi, menerangkan karakter burung memastikan harga jual dari burung itu.

“Yang membuat mahal burung itu sebab keunikannya, karakteristiknya,” tutur Wandi waktu didapati kumparan (kumparan.com) di Pasar Burung Pramuka, Rabu (19/7).

Selanjutnya Wandi menerangkan, karakter burung yang disebut, seperti warna bulu burung, cuitan atau siulan burung, ukuran tubuh burung, sampai type burung.

Ia memberikan contoh, burung kenari lokal akan warna putih seharga Rp 100.000 per ekor sedang untuk warna sunkist atau orange dibanderol harga Rp 80.000 per ekor.

Usaha Burung Hias di Pasar Burung Pramuka
Untuk type burung dengan siulan yang bagus sekarang ini, menurut Wandi digenggam oleh burung murai batu. Seekor burung murai batu umumnya di jual seharga Rp 4 juta per ekor. Bila siulannya makin bagus dapat sampai Rp 7,5 juta per ekor.

Artikel Terkait : harga burung decu 2019

“Penampilannya makin menarik warnanya, ukurannya, terus cuitannya jika makin bagus ya makin mahal. Ditambah lagi untuk type import yang tambah mahal dari lokal sebab macamnya semakin bagus,” jelas Wandi.

Untuk ketidaksamaan harga berlangsung pada type burung import dengan lokal, Wandi memberikan contoh, burung kenari Taiwan harga dapat 2x lipat dari burung kenari lokal. Untuk burung kenari Taiwan dibanderol pada harga Rp 500.000 per ekor, sedang burung kenari lokal Rp 200.000 sampai Rp 250.000 per ekor.

Usaha Burung Hias di Pasar Burung Pramuka
Dalam tempat yang sama, kumparan  berjumpa dengan sebagian orang penggemar burung hias yang seringkali ikuti arena perlombaan burung bercuit. Ardan, diantaranya. Ia menerangkan, di golongan penggemar burung hias, makin banyak seekor burung memenangkan kontes perlombaan karena itu makin mahal burung itu di jual ke penggemar yang lain.

“Di kita (golongan penggemar burung hias) jika burungnya makin menang pasti makin mahal, ada prestisiusnya jadi mahal, seperti kucing, anjing kan makin ia menang ya makin mahal,” jelas Ardan.

Menurut Ardan, ia serta kawan-kawannya tidak sangsi bila harus keluarkan kocek lebih dalam untuk memperoleh satu ekor type burung dengan kualitas yang semakin bagus. Sebab burung dapat jadikan investasi, seandainya perawatannya tidak asal-asalan.

Usaha Burung Hias di Pasar Burung Pramuka
“Jika perawatannya bagus pasti burungnya mutunya juga bagus, jadi betul-betul disayang, jadi tidak cepat mati jika bagus mutunya kan di jual pasti juga mahal. Mungkin saja investasi kan,” pungkas Andi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *